BAHAGIA
" Apalah artinya dunia yang bisa kugenggam bila tak ada cinta dariMu untukku…..Aku bukanlah siapa-siapa ….bila tak ada cinta dariMu…."
Itulah sepenggal sair lagu the rock yang aku denger sambil nyetir perjalanan menuju kampus di tengah cuaca jakarta yang panas tenan, udah seminggu nggak ujan, tapi bikin jakarta nggak kena banjir untuk sementara.
Aku nggak ngerti kenapa aku suka lagunya Dani, aku suka yang simple aja mengenai musik, apa yang aku rasa enak aku dengerin, dan nggak mau maksain diri untuk menyukai sesuatu yang orang lain suka tapi bagi kita nggak nyaman…
Setelah nyampe kampus, booking ruangan, eh untung masih ada ruang kosong ..hemm keliatannya ruang 415 ok nih….dan gue booking sampe sore….
Disela-sela waktu bikin slide untuk presentasi sidang, aku coba browsing cari bacaan yang menyejukkan hati.
I have been thinking about what I wanna write and upadte my blog…
Banyak jalan untuk menuju bahagia, ….
Manusia dalam hidupnya selalu merindukan kebahagiaan. Banyak orang yang menduga bahwa manusia tidak akan pernah mencapai kebahagiaan selama ia terikat pada suatu aturan hkum tertentu. Namum perjalanan waktu ternyata menjungkir-balikkan paham itu. Fakta sejarah menunjukkan, kebahagiaan yang hakiki ternyata bukanlah berasal dari pola hidup bebas seperti burung sebagaimana yang dipraktekkan oleh kaum hippies tempo dulu, melainkan justru diperoleh melaluin pola hidup yang konsisten mentaati suatu aturan tertentu. Aturan dimaksud, ada yang merupakan buah karya para manusia bijak di zaman yang lampau, ada pula yang diyakini dibuat langsung oleh Sang maha Pencipta Alam Semesta ini. Orang menyebut aturan-aturan ini dengan istilah; agama. Oleh karena itu, pada akekatnya agama adalah suatu pedoman hidup yang hakiki, baik di dunia maupun di kehidupan yang akan datang nanti. Tentunya setiap pedoman hidup atau agama tidaklah sama; makin canggih pedoman hidup, maka semakin pasti pula kebahagiaan yang didambakan itu menjadi kenyataan.
Sebagai langkah awal dalam mencari kebahagiaan, para pakar sependapat bahwa manusia harus menyadari terlebih dahulu tentang makna keberadaannay di dunia ini. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang diyakini berasal dari Tuhan Pencipta Langit dan Bumi, menjelaskan tentang konsepsi manusia dengan amat gamblang, yaitu sebagaimana yang disebutkan dalam surat An-Nisaa’ ayat 13 dan 14:
"Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam syurga. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya, dan baginya siksa yang menghinakan."
Manusia adalah makhluk yang diberi kebebasan penuh dalam bertindak, apakah ia mau taat pada aturan main yang dibuat oleh Penciptanya ( dan Rasul-Nya), atau ia mau membangkang. Bagi yang taat akan diberi kenikmatan syurga, dan bagi yang membangkang akan diberi ganjaran neraka. Disamping itu pengalaman membuktikan, orang yang taat melaksanakan aturan main ini, ternyata di kehidupan dunia ia memperoleh kebahagiaan. Dengan demikian, kebahagiaan yang hakiki itu hanya akan dapat dicapai bila orang mampu taat secara total melaksanakan aturan yang ditentukan Allah dan Rasul-Nya sebagaimana tertuang dalam Al-Qur\\\’an dan Al-Hadits. Hanya sayangnya dalam prakteknya ternyata untuk daat selalu taat pada aturan main ini tidak selalu mudah. Hal ini dikarenakan adanya dorongan hawa nafsu ataupun setan yang selalu menggoda. Dengan perkataan lain, bila manusia mampu mengendalikan nafsu yang ada pada dirinya dan menundukkan setan yang selalu menghimbau untuk membangkang, maka ia akan dapat selalu taat melaksanakan aturan main yang dibuat-Nya itu. Paradigma yang sampai saat ini masih dianut oleh sebagian besar orang adalah kita harus berjuang sekuat tenaga melawan kehendak nafsu. Setiap nafsu jelek ini muncul harus kita perangi. Dengan demikian hidup ini selalu disibukkan dengan peperangan mengalahkan nafsu. Ini tentu sangat melelahkan.
Perjalanan hidup manusia tidak ubahnya bagaikan kisah penyelam mutiara. Seorang penyelam mutiara, dalam melaksanakan tugasnya selalu dibekali dengan tabung oksigen yang terpasang di punggungnya. Pada saat ia terjun menyelam, niatnya bulat ingin mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya. Tetapi begitu ia berada di bawah permukaan laut, ia mulai lupa pada apa yang harus dicarinya. Kenapa? Ternyata pemandangan di dalam laut sangat mempesona. Bunga karang yang melambai-lambai seolah-olah memanggilnya, ikan-ikan hias berwarna-warni yang saling berkejaran dengan riangnya membuatnya terpana. Ia pun lalu terlena ikut bercanda ria, melupakan tugasnya semula untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh di dasar laut sana.
Hingga pada suatu saat, dia terkejut manakala disadarinya oksigen yang berada di punggungnya tinggal sedikit lagi. Timbullah rasa takutnya. Tak terbayang olehnya bagaimana kemarahan majikannya kelak bila ia muncul ke permukaan tanpa membawa tiram mutiara sebanyak yang diharapkan. Maka dengan tergopoh-gopoh ia pun busaha untuk mencari tiram mutiara yang ada disekitarnya. Namun sayang, kekuatan fisiknya sudah melemah, energinya sudah habis terkuras bercanda ria dengan keindahan alam bawah laut.
Akhirnya isi tabung oksigennya benar-benar kosong, sehingga walaupun tiram mutiara yang diperolehnya sangat sedikit, ia mau tidak mau harus muncul ke permukaan. Malangnya lagi, karena tergesa-gesa dia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik, sehingga ketika tersenggol ikan yang berseliweran di sampingnya, tiram mutiara yang sudah didapatnya dengan susah payah itu sebagian tertumpah ke luar.
Di permukaan, majikannya telah menunggu. Begitu dilihatnya isi kantong si penyelam tidak berisi tiram mutiara sebagaimana yang ia harapkan, maka tumpahlah caci makinya dan saat itu juga si penyelam dipecatnya tanpa pesangon sedikitpun. Tentu saja bisa kita bayangkan bagaimana gundahnya perasaan si penyelam.
Dengan penuh rasa penyesalan, si penyelam berusaha minta kesempatan ulang untuk menyelam kembali. "Tuan, ijinkanlah aku untuk menyelam kembali, pasti aku akan mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya." Namun majikannya dengan tegas menolak, "Percuma engkau aku beri kesempatan, ternyata engkau hanya pandai membuang-buang oksigen saja."
Kisah ini amat mirip dengan perjalanan hidup manusia di dunia. Tabung oksigen adalah perlambang jatah umur manusia, tiram mutiara mengibaratkan pahala yang harus kita kumpulkan dan tiram mutiara yang tumpah mengumpamakan pahala yang hilang karenanya, sedangkan keindahan yang ada di dalam lautan melambangkan godaan-godaan kenikmatan duniawi dengan harta, tahta dan wanitanya.
Marilah kita instropeksi, sudah cukupkah tiram mutiara yang kita peroleh?, Sehingga bila suatu saat kita harus muncul ke permukaan menemui majikan kita, Allah swt, Ia ridha menerima kita. Apalagi Ia telah berfirman da surat Al-Ankabuut ayat 6:
"Tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main, sesungguhnya akhirat itulah yang sebenar-benarnya kehidupan."
Hemm… tulisan diatas sebagian besar aku salin dari sumbernya di internet untuk tidak mengurangi makna tentang hidup bahagia…
Ada saatnya apa yg kita tulis itu bcanda, ada saatnya tulisan itu merupakan harapan dan doa kita bisa memahami dan mengilhami serta diterapkan dalam perjalanan hidup ini….amiiinn
salam bahagia
Kehangatan syukur
"Ma.. bu guru tadi bilang, klo ghifar adalah anak mama dan papa, terus klo pakde kok nggak punya anak?"…..ponakanku yang namanya ghifar baru umur tiga tahun dan baru 3 bulan masuk sekolah playgroup, dan setiap ada pelajaran baru ditanyain ke mamanya. "Klo pakde belum punya anak berarti pakde belum dewasa ya ma, bu guru bilang klo belum dewasa nggak punya anak?"…adikku bingung jawabnya sambil ketawa dalam hati dia jawab…"Iya emang pakde belum dewasa sehingga belum punya anak!"…
He he he.. bener dech..sewaktu ketemu di kampung, ditanyain juga.."Pakde kok belum dewasa sih…?"..busyet…kaget bingung gue jawabnya.."Kenapa nik..anakmu kok nanya gue kayak gitu?"…sekeluarga pada ketawa cekikikan…huahaa.ha..ha…enik adikku coba njelasin "Gini..si ghifar itu diterangin klo belum punya anak berarti belum dewasa….he..he..he..makanya cepet nikah!"…sialan…kena dech gue dikerjain ponakan gue dasar anak sekarang…
Itulah suasana kumpul keluarga saat lebaran kemarin, canda, tawa, nostalgia penuh kehangatan. Terlihat begitu bahagia sekali terpancar dari raut muka bapak ibu yang udah mulai keriput melihat anak-anak, cucu-cucu pada ngumpul.
Dengan gerakan tubuh yang sudah mulai lamban, ibuku membagi-bagikan minuman jahe anget kepada kami dan langsung kami dengan semangat menyambut dan meminumya. Sepintas aku melirik bapak dan ibuku… terlihat senyum bahagia memandangi kami satu persatu….hangat menatap kami. Dalam sauasana sayup-sayup terdengar takbir Allahuakbar-allahuakabar….di mushola, kami pun sambil minum jahe bernostalgia berbagi cerita penuh kerinduan dan kehangatan keluarga…Thanks Allah for all I have…Alhmdulillah
Normal
Menangislah………..bila harus menangis.. karena kita semua manusia
Manusia bisa terluka…. manusia pasti menangis…
Dan manusia pun bisa menghambil hikmah……….
Syair lagu dewa…..
Nggak sengaja aku dengerin lagu dewa dari komputer kerja…. air mata..
hemmm…lumayan memberikan kesadaran kita sebagai manusia untuk sejenak merenung jernih… akan fitrahnya…yang punya suatu keterbatasan dan kelemahan…
Bukan berarti kita meletakkan kelemahan itu sebagai alasan untuk terus semakin menjadi lemah ….tetapi mungkin akan menjadi pertanda… sadar akan keberadaan Sang pencipta yang serba Maha yang lebih mengerti apa yang terbaik untuk diri kita….
Terkadang sering kita memaksa Allah untuk menuruti keinginan apa yang belum tentu membawa keberkahan kepada kita…
keep smart jack !!!!
Work Heart
Pagi sebelum mulai kerja, saya biasakan baca buku…mumpung masih fresh….
M Yunus berangan-angan alangkah indahnya kalau pengemis yg biasa duduk-duduk di tepi-tepi jalan, mengotori jalan-jalan dengan kaleng-kaleng kosong mulai menjual barang-barang konsumsi dari rumah ke rumah. Yunus menasehati mereka “Bawalah permen kecil, lilin, minuman, cuklat, atau apa saja. Kalau kalian letih minta-minta maka berdaganglah. Kalau nggak ada yang mau beli, silakan minta-minta lagi. Kalu sudah bosan maka jualan lagi, dan seterusnya.
Muhammad Yunus adalah seorang bankir di Bangladesh yang berhasil mendirikan bank untuk orang miskin…dalam waktu tempo 4 bulan, sudah 8000 pengemis menjadi nasabahnya, target nasabahnya 10.000 tapi ternyata bisa mencapai 25.000 nasabah yang semuanya adalah pengemis. Yunus melihat bahwa para pengemis yang berhasil berwirausaha akan memasuki cara pikir baru “Mereka akan dengan sendirinya membuang mangkuk-mangkuk kaleng yang menandai profesi lama mereka. Mereka menjadi wira usahawan. Selanjutnya mereka membutuhkan atap untuk berteduh dan menjadi pemilik warung”
Work with hearti, M Yunus melihat bahwa pengemis hidup miskin, tetapi sebenarnya mereka mau bekerja, yaitu mengemis, dan sekarang tinggal bagaimana kita mengubahnya, yaitu diubah menjadi wira usaha.
” Saya meninggalkan pola pikir seekor burung, yang memungkinkan kita melihat segala-segalanya jauh dari atas, dari langit. Saya mulai melakukan pandangan seekor cacing, yang berusaha mengetahui apa saja yang terpapar persis di depan mata saya-mencium baunya, menyentuhnya, dan melihat apakah ada sesuatu yang bisa saya lakukan”
Semua diatas, saya kutip dari buku Recode your change DNA by Rhenald Kasali, bahwa sesuatu yang tidak mungkin dilihat secara logika, akan mungkin bisa dilihat dengan heart. Dan M Yunus telah berhasil keluar dari pola pikir lama, yaitu percaya akan apa yang dia lihat langsung, sementara mereka hanya percaya pada apa yang yang telah mereka percayai, pada umumnya.
keep smart jack…
RE-CODE your change DNA
Rhenal Kasali, pada saat ini adalah staf pengajar Universitas Indonesia dan menjadi Ketua Program Magister (MMUI), kampus dimana saya sedang nyusun tesis. Pertama kali ….saya dengar dari radio, recode your change DNA by Rhenal Kasali….menarik juga judul bukunya…penasaran…waktu pergi ke gramedia semanggi..sempetin baca ….lumayan juga nih…topiknya hangat banget dengan kondisi saat ini…dan ini merupakan sambungan dari buku pertama Change…..Saat nulis blog ini..baru baca sampai halaman 40….dan semakin menarik…..so real…..easy to understand…and…
Perjalanan
Kulayangkan pandanganku melalui kaca mobil…perjalanan pulang…dari kantor menuju kost…sambil kuhela napasku dalam-dalam….dari tempat kubersandar…membawaku ke tempat-tempat yg tiap hari kulewati…sekarang masuk januari tahun 2007…yg menyadarkan isi hidupku pada tahun 2006 penuh riuh dan berwarna.
Terdengar lirih lagu Sade dari tape mobil…menambah kekhusukkanku mengembara masa laluku di 2006…Aku rasa perjalanan-perjalanan kadang merampas bijak hatiku…sekali waktu menggoyahkan imanku….meretaskan setiaku….
Sesekali perjalanan itu pun membuatku menautkan hati…megikrarkan janji….menyanjungkan mimpi-mimpi di malam-malam hari…untuk permata kecilku
permata kecilku
halus tutur katanya s’lalu tercipta dari bibirnya
mengundang naluri untuk sandarkan letihku
thanks to Allah for all I have……
Cerita KOST
Tepatnya bulan Oktober tahun 1998, kuterima pekerjaan di Jakarta dan berkantor di jalan Sudirman. Awal kerja kujalani kerja dengan numpang di tempat Pakde di Kemanggisan Ilir Jakarta Barat, kemudian berjalannya waktu, rasanya udah saatnya aku mandiri. Aku cari tempat kost-kostan di daerah setiabudi, dari beberapa tempat yang kusurvey, akhirnya ada satu tempat yg paling sesuai dengan keuanganku. Waktu itu kamar dihargai 150.000,- per bulan sudah termasuk biaya cuci, setlika, dan kamar yg sudah lengkap perlengkapannya. Hemmmm…lumayan sebagai awal tinggal bekerja di Jakarta.
Aku jalani kost di tempat pertama sampai tahun 2002, dan banyak sekali kenangan selama tinggal kost di tempat tersebut. Begitu banyak ragam budaya ngumpul di kost tersebut, bayangin aja satu rumah kost tersebut terdapat 60 kamar, yang berisikan orang-orang kerja dan mahasiswa-mahasiswa perbanas. Aneh, lucu, gila, ada yg jatuh cinta, putus cinta, curhat sampai pagi di atap rumah, lalu ada mahasiswa pemain band yg bawa peralatan drum ditaruk kamar yd setiap hari latihan…waduchh……..pusing berisik….kemudian pemain band yg pegang gitar yg sering menciptakan lagu, tapi mentok inspirasi dan ngacau…pusing denger gitarannya….. belum juga ada hal-hal kocak, yaitu pembantu kost dari kampung yg centil-centil klo lagi nonton tv. Pernah pagi-pagi buta udah berisik tv di ruang tamu depan kamarku sehingga aku terbangun, aku keluar kamar dan kulihat seorang pembantu sambil nyanyi-nyanyi ngikutin lagu-lagu di tv, “Mbak emang nggak bisa siangan dikit nonton TV nya , kebrisikan nih !”…..dengan nyantainya dia jawab “Lho mas ini kan acaranya NONGKRONG BERSAMA DI MTV…..gaul dong mas!”…….. waduch jawabannya bukan bikin saya marah, tapi malah bikin dalam hati ketawa…dasar pembantu jaman sekarang gemblung …
Semua pakaian anak kost dicuciin bareng oleh pemabantu, sehingga masalah yg sering bangettttt timbul adalah ketuker baju, ketuker celana, ketuker kaos kaki, dan yg paling parah ketuker pakaian dalam………GUBRAKKK!!
Jadi klo liat tempat kotak locker narok baju sejumlah 60, akan meriah banget dengan tulisan…..”BAGI YG MERASA KEBAWA CELANA DALAM MERK SONY WARNA MERAH HARAP DIKEMBALIKAN KE LOCKER 7A “…belum lagi ada yang parah “BAGI YG TERBAWA CELANA JEAN BIRU MERK LEA HARAP DIKEMBALIKAN KE LOCKER 8C, KLO TIDAK AWASSSSS!!!!!… busyet…..seru banget dech…
Berbagai profesi aku temui, dari engginer perminyakan, programer perusahaan IT, marketing kartu kredit, HRD, wartawan, dan ada juga tukang pijet profesional……aneh kan…emang…aku juga heran…
Dari keberagaman profesi itulah aku banyak memperoleh benturan-benturan prinsip yg mambangunkanku akan mengembangkan diri terus menerus. Aku termotivasi untuk nerusin kuliah S1, yg akhirnya aku keterima di FE UI tahun 2001, dan selesai tahun 2004. Itu tidak mrmbuatku berhenti utk terus berkembang, aku direima di MMUI, sehinga sampai skarang. Kehidupan ini emang nggak pernah ada habisnya klo diikutin, tapi itulah jalan terbaik membuat hidup ini lebih bermakna.
ORANG BESAR SELALU MEMBICARAKAN IDE-IDE
ORANG BIASA SELALU MEMBICARAKAN PERISTIWA-PERISTIWA
ORANG KECIL SELALU MEMBICARAKAN ORANG LAIN
keep smart jack !!!!!!!
Sakit..
Mataku tertuju pada komputer kerja, tiba-tiba datang temen kerja “Hei gimana kabar..?” aku jawab baik-baik saja..dia adalah temen satu bagian dulu yang sudah pindah ke divisi lain, dia banyak cerita “Di divisiku itu oke banget lho…setiap pegawai yg ulang tahun harus mentraktir semua pegawai satu divisi makan siang…..untuk keakaraban..kekeluargaan jack !!!”……….kaget juga aku mendengarnya…mentraktir makan satu divisi saat ulang tahun….mungkin ini masuk kejaiban dunia…
Hanya untuk sekedar membangun keakraban…butuh pengorbanan yang direkayasa. Padahal yg gue tahu dia hanya seorang assisten, apa dia nggak tekor gaji sebulan habis utk mentraktir…mungkin dia belum merasakan mentraktir..baru menikmati traktirannya kali..
Fenomena tersebut sering aku pikirkan, apakah sebuah perusahaan yang seharusnya berorientasi bisnis masih mengembangkan budaya feodal dengan alasan kekeluargaan. Padahal kekeluargaan dalam sebuah organisasi masa kini adalah kekeluargaan yg mendukung bisnis, bukan buta segalanya…yang penting semua bisa senang, masalah bisa dikompromikan, dibicarkan dengan kekeluargaan, nggak perduli itu terjadi kesalahan dalam kerja atau nggak..yg penting rukun, tentram…kumpul …makan-makan ..terus…nggak mau tahu arah perusahaan ini mo kemana..gimana bisnis kita….klo perlu..tiap tahun…. semua pegwai wajib diberi bonus yg berlipat-lipat agar bahagia dan sejahtera..nggak mau tahu bisnisnya lagi seret.
Hua..ha…ha….aku bahagia sekali klo tiap tahun bisa dapet bonus berlipat-lipat…semua pegwai dapat, sama rasa, sama rata, nggak perduli yg kerja keras utk perusahaan dan nggak perduli pegawai yg hanya makan gaji buta, nggak kerja, males-malesan, hanya absen datang dan pulang, dan cenderung menjadi beban bagi teman kerja yg lain…. sakit……….
Tak kan kubiarkan masa lalu itu kembali untuk merusak budaya kerjaku….keep smart jack !!!!!!
Kelembutan Hati
Hiii… dingin banget sih…. kuambil selimut yang telah jatuh dilantai.. dan kuambil remote AC, dan klik..aku matiin …. lempar remote lalu selimutan …Achhhh…masih pagi…..pasti masih jam 4 subuh…..sambil ragu kubuka mataku dan ngintip dari balik selimut dan terlihat jam ….busyet…waduch….udah jam 6.30 belum sholat subuh..belum mandi…bisa telat nih ke kantor..loncat dari kasur ..ngambil anduk..langsung masuk kamar mandi. Sholat subuh telat, ganti baju kantor, pake sepatu, ambil kunci mobil dan menuju parkiran.
Langsung aja jalan tuch mobil…melewati jalanan karet setiabudi, dalam hati agak bingung dan heran…udah jam 7 pagi kok masih sepi…tukang ojek biasanya pada sliweran…kok nggak ada……kendaraan yag lewat kok sepi…..pada kemana ??????
Ada apa ya….lalu tak pikir-pikir….GLODAKK !!!!!!!!!!!! edan tenan….HARI INI HARI MINGGGGGGGUUUUUUU……liburrrrrrrr tahu nggak sih …..oalah tho mas…mas ….mas…sadar…dar..dar…hari ini bukan senin tapi minggu.
Mobil aku putar balik ke parkiran lagi setelah setengah jalan menuju ke kantor. Dalam hatiku bertanya-tanya ADA APA DNGKU????
Dan yang kuingat kejadian ini menimpaku dua kali, yaitu yg pertama saat aku berangkat kerja naik ojek didepan kost, dengan pakaian kantor lengkap dengan jaket dan membawa tas ,”Udah jam 7 kok nggak ada ojek, dasar ojek pemalas”….lalu aku bertanya pada orang yg kebetulan lewat,”Pak …kok sepi tukang ojek…pada kemana Pak?”…..dengan santai bapak itu menjawab “Ya…emang begini mas klo hari minggu tukang ojek keluarnya agak siang”….. KLONTANG..TANG….TANG… GUBRAKKK!!!!! merah mukaku..bengong…..”Tak pikir dino Senin”..langsung kujawab terimakasih kepada bapak itu lalu cepet-cepet pergi, sebelum dia nanya mo kemana mas.
Aku adalah orang yang keras hati….yang tak pernah merasakan kelembutan hati…hingga disini…dipenantian terakhir
Kucoba memahami setiap apa yang aku alami, berarti aku terjebak dalam rutinitas dan tidak bisa menafsirkan kesukuran-kesukuran yang aku punyai….. ..aku teringat sebuah artikel “seindah apapun sebuah cangkir tempat kopi… tidak akan merubah rasa kopi itu jika ramuan kopi itu sendiri pahit, getir,sepi, tanpa rasa kelembutan kasih cinta……”
Seharusnya aku bisa menikmati secangkir kopi yang mempunyai rasa kopi sebenarnya dengan penuh kehangatan dan penuh kelembutan kasih cinta……………meskipun cangkir wadah kopi itu cangkir biasa……
Teringat lagu Katon Bagaskara sebuah pribadi yang sederhana menjanjikan kelembutan kasih yang murni……..Hubungannya apa..nggak nyambung………bukan begitu mas, maksudnya ..tidak harus dng kemewahan untuk menikmati hidup…. glegek..glegekkk…glegekkkk…. tapi malah sesuatu yang simple dan nggak rumit itu yang menjanjikan ketulusan …..
Satu hal lagi “menggapai sukses adalah hak saya, menikmatin kesuksesan itulah tujuan sebenarnya, yaitu mempunyai cinta kasih”….So…mungkin saya sering lupa …kenapa saya harus meminggirkan kesenangan batin dalam menjalani perjalanan menuju kesuksesan hidup.
thinks smart jack !!!!!!
Bunga Matahari
Minggu petang sehabis sholat maghrib, terdengan rintik-rintik gerimis hujan. Sambil tiduran diatas kursi sofa butut, kutarik nafas dalam-dalam….Lega sekali bisa istirahat setelah senin sampai sabtu menjalani rutinitas kerja dan kuliah. Kuraih HP nokia 6250… kunyalain radio, seperti biasa aku selalu nyalain satu stasiun radio yaitu Smart fm. Terdengan musik-musik yang lembut…membantu menghilangkan kejenuhanku sembari ditemani baca majalah swa. Tiba-tiba terdengar… acara MInang Sari..seorang psikolog wanita yang oke tuch….”Dahulu kala…ada sebuah bunga matahari yang tumbuh diantara barang-barang rongsokan dan sampah. “Kenapa aku sendirian tumbuh di tempat seperti ini, sendiri, sepi “. Beberapa hari berlalu, dan suatu waktu bunga matahari kaget, mendengar suara yang asing, “cuit..cuit…..” terdengar seekor burung gereja datang menhampiri, burung itu bertanya “kenapa engkau murung bunga matahari, padahal kamu terlihat tumbuh dengan kuat dan subur?”. Dengan mengeluh bunga matahari menjawab “Aku ingin seperti teman-temanku, bisa tumbuh bersama-sama di suatu tanah yang padang luas ditumbuhi banyak bunga matahari, dan setiap saat manusia berdatngan melihat dan memujinya, tidak seperti aku sendiri ditempat sepi, nggak ada manusia yang mau melihatku”. Akhirnya semenjak itu mereka berteman. Pada suatu waktu, burung gereja datang dengan tubuh yang lemas dan hampir mati, pingsan didekat bunga matahari. “Apa yang terjadi dengamu burung gereja?”. Dengan lemah burung menjawab “Aku pergi kemana-mana mencari makanan, dan sudah tiga hari tidak makan”. Bunga matahari menunduk lesu dan berpikir “Aku akan menjatuhkan biji-biji bungaku, makan lah sebagian dan biarkan sebagian tumbuh menjadi bunga-bunga matahari yang baru”. Dan burung bertanya “Kenapa kau lakukan itu, engkau akan mati bila kau jatuhkan biji-bijimu?”. Sang bunga matahari menjawab “Selama ini aku merasa tidak bermakana dan terbuang, aku ingin mempunyai makna dalam kehidupanku”
Burung tersebut makan beberapa biji bunga matahari dan bisa pulih kembali, sebagian biji yang lain tumbuh menjadi bunga-bunga matahari yang baru dan indah dan semakin lama semakin banyak, dan tempat tersebut menjadi indah oleh banyaknya bunga matahari. Tempat gersang yang dulu berubah menjadi tempat yang indah
Dewi Minang sari memberikan pesan dari cerita ini, yaitu dimanapun kita berada, walaupun tempat itu tidak sesuai dengan keinginan kita, atau bagaimanapun keadaan kita, keadaan yang jauh dari yang kita harapkan, bisa memberi makana jika kita bisa keluar dari perasaan menyalahkan dan mencari jalan untuk bisa bermakana untuk orang lain. Dalam kehidupan ini terkadang manusia mengeluh merasa tidak bisa berguna, padahal banyak kesempatan yang bisa kita berbuat untu memberi makna dalam kehidupan kita untu orang lain. Pada saat kita kehilangan makna, ingatlah cerita ini.
Duch… lumayan juga acara ya..cerita ini, setidaknya bisa membuat kita bangkit saat kita merasa kehilangan makna dalam hidup..
Nggak berasa udah malem….tidurku membawa sedikikt ketenangan bunga matahari… I love my weekend